English EN Indonesian ID
English EN Indonesian ID
Mengenal Dogecoin

Mengenal Dogecoin: apa itu?

Tries.co.id – Dogecoin merupakan salah satu mata uang kripto yang sedang naik daun dan cukup populer diperbincangkan di kalangan trader maupun investor. Mata uang kripto ini telah memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan berjangka Komoditi (Bappebti).

Dilansir dari bitocto.com, Dogecoin adalah suatu cryptocurrency antar pengguna (peer-to-peer) dengan sistem open-source yang diinisiasi oleh Jackson Palmer dan Billy Markus tahun 2013.

Mata uang kripto Dogecoin diluncurkan pada 6 Desember 2013.

 

Berawal dari Lelucon

Pada awalnya, Dagecoin dimulai sebagai lelucon yang sarkastis terhadap uang kripto oleh Jackson Palmer. Ia bercanda tentang kehebohan uang kripto pada saat itu. Lalu, Palmer membeli domain dogecoin.com setelah respon positif didapatkan.

Pada sisi lainnya, Billy Markus juga berkeinginan membuat uang digital. Ia sebagai developer software di IBM, Portland, Amerika merasa kesulitan dalam promosi. Pada akhirnya, Billy menghubungi Palmer untuk membuat software di balik Dogecoin.

Teknologi dasar Dogecoin yang dibuat oleh Markus berasal dari Litecoin. Dengan logo uniknya berupa anjing ras Jepang, Shiba Inu. Anjing ini pernah muncul sebagai meme sehingga tampak familiar.

Dogecoin dalam pembuatannya berawal dari lelucon, namun setelah diciptakan koin ini memperoleh pengikut. Lalu, pada akhir 2017 turut berpartisipasi dalam gelembung cryptocurrency yang menyebabkan nilai banyak koin meningkat secara signifikan.

 

Kebangkitan Dogecoin

Dasar Billy Markus menciptakan Dogecoin adalah cryptocurrency yang menyenangkan dan dapat menjangkau demografi lebih luas daripada kompetitor sebelumnya.

Dogecoin memiliki jadwal produksi koin awal yang cepat apabila dibandingkan dengan Cryptocurrency lainnya yaitu 100 miliar koin pada pertengahan 2015. Dengan penambahan tingkat produksi setiap tahun setelah itu yaitu 5,256 milliar koin.

Setelah diluncurkan pada 6 Desember 2013, Dogecoin mengalami kenaikan nilainya 300% dalam 2 minggu. Hal ini atas pengaruh China yang melarang bank investasi di uang kripto.

 

Cara Kerja Dogecoin

Sama halnya dengan Ethereum dan Bitcoin, Dogecoin berjalan seiring dengan teknologi blockchain. Transaksi Dogecoin menggunakan kriptografi sehingga tetap aman seperti kripto pada umumnya.

Dogecoin dapat diperdagangkan di bursa seluruh dunia seperti Hongkong, Indonesia, Inggris, dan Korea Selatan.

Pada Februari 2014, Dogecoin ini disajikan dengan ATM pertama di Vancouver. Lalu, Pendukung Dogecoin juga dibuka di Tijuana, Mesiko berupa dua ATM bitcoin pada 17 Maret 2014.

 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram