Blender: aplikasi pembuat animasi 3D

Blender: aplikasi pembuat animasi 3D

Dalam membuat animasi 3D, ada banyak aplikasi yang bisa digunakan. Sebagai pendukung dalam proses pembuatan animasi pun diperlukan perangkat lunak yang bagus agar hasilnya juga setara. Aplikasi animasi 3D yang paling terkenal diantara aplikasi lainnya adalah Blender.

Blender disini pastinya bukan peralatan yang digunakan untuk kegiatan memasak. Lantas, seperti apa definisi, bentuk, dan kegunaan dari Blender ini secara lebih lengkap?

 

Logo blender aplikasi pembuat animasi 3d

Blender

Blender merupakan sebuah aplikasi 3D Animation yang awalnya tidak untuk dipasarkan dan hanya digunakan oleh studio animasi asal belanda bernama NeoGeo. Kemudian pada tahun 1990an, aplikasi Blender mulai didistribusikan ke khalayak umum dengan versi gratis dan berbayarnya.

Dilansir dari wikipedia Indonesia, Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka grafika komputer 3D. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif, dan permainan video.

Blender ini dapat digunakan secara gratis dan penggunannya bisa membuat custom extension secara bebas karena sifatnya yang open source.

Selain itu, Blender ini dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi yaitu windows, mac os, hingga Linux sekalipun. Dapat dikatakan aplikasi ini friendly di berbagai sistem operasi.

 

Fitur & Fungsi

Berdasarkan informasi dari Glints, ada banyak fitur yang dimiliki Blender dalam proses pembuatan animasi 3D. Bagi kamu yang masih pemula dan awam dengan Blender ini mengetahui fitur beserta fungsinya merupakan langkah awal yang perlu diketahui.

1. Modifier

Sebuah operasi otomatis, pengguna dapat melakukan banyak efek untuk diperbarui manual tanpa mempengaruhi geometri dasar objek pengguna.

2. Seamless Sculpting

Pengguna memiliki fleksibilitas dan kekuatan dalam beberapa tahap jalur produksi digital dengan menggunakan Digital Sculpting (alat pahat digital). Misal, ketika keadaan desain karakter, eksplorasi, dan desain lingkungan.

3. Animation

Fitur dalam blender yang memungkinkan pengguna dapat membuat suatu objek bergerak bahkan berubah bentuk seiring berjalan waktu atau berdasarkan pergerakan objek lain. Fitur animasi ini dapat pula mengubah posisi, orientasi, atau object size sesuai waktu yang ditentukan.

4. Motion Tracking

Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan impor rekaman mentah, pelacakan objek, menutupi area, hingga rekontruksi pergerakan kamera secara langsung dalam bentuk 3D.

5. Scripting

Blender dapat mengaktifkan dan nonaktifkan beragam ekstensi yang ada dengan mudah. Beberapa ekstensi tersebut berupa generator, benda fraktur, 3D Printing Toolbox, perkuat sistem meta-rigging, impor dan exkspor dengan format suppornya (AfterEffects, DirectX, Unreal Game Engine)

6. Interface

Dalam Blender ini tidak ada jendela pop-up yang mengganggu dan support untuk tampilan hi-dpi.

 

Tonton video ini pula untuk mengetahui dan mengenal Tool Dasar Blender versi 2.9.

 

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram